Tuesday, August 14, 2018

Susah Memulai Tulisan? Coba 5 Tips Mudah Mengawali Tulisan Untuk Pemula



Cepologis - Mengawali tulisan menjadi kendala berat bukan hanya bagi penulis pemula saja, bahkan bagi sebagian penulis kawakan. Namun, jika sudah berhasil memulainya, biasanya akan nagih dan susah berhenti. Iya enggak?

Pada saat mulai mengetik, otak seolah-olah akan berjalan dalam mekanismenya sendiri. Menakjubkan. Otak dengan sendirinya akan menggembalakan pikiran-pikiran kemanapun. Hingga ide dapat terolah dan tersusun sesuai dengan keinginan atau bahkan tidak sesuai dengan keinginan. Disinilah serunya.

Lalu bagaimana sih menulis yang baik dan cara memulai tulisan? Kesulitan dalam memulai tulisan akan dapat teratasi kalau kamu tau tips dan trik memulai tulisan. Berikut Cepologis akan bantu kamu menemukan teknik sederhana dalam memulai tulisan.

1. Temukan Ide dan Gagasan

Sebelum memulai menulis, terlebih dahulu tentukan ide dan gagasan pokok apa yang ingin kamu uraikan nanti dalam tulisanmu. Gak perlu muluk-muluk. Mulailah dari hal sederhana di sekeliling kita. Begitu banyak inspirasi di sekitar kita yang bisa kita jadikan sebagai bahan tulisan.

Contoh mudahnya, mungkin kamu tadi baru saja dimarahi sama tetangga sebelah, kucingmu mati tertabrak mobil truk, dipecat dari tempat kerja atau bahkan kamu melihat daun yang jatuh. Untuk yang terakhir, bayangkan saja, daun jatuh saja bisa jadi judul novel Tere Liye, “Daun yang jatuh tidak pernah membenci angin”. Dari  ide sederhana saja bisa jadi judul novel bukan. He he.

2. Membuat Kerangka Tulisan   

Cara ini sangat membantu, terutama bagi kamu yang sering lupa. Kerangka ini juga membantumu memandu mana yang lebih dahulu ditulis mana yang di pertengahan dan mana yang ditempatkan di bagian akhir tulisanmu. Kerangka ini berfungsi supaya kalaupun tulisanmu melebar tapi tidak terlalu jauh.

Saya sangat terbiasa menggunakan peta pikiran, kerangka dan point-point sebelum memulai tulisan. Termasuk bahkan nama-nama istilah yang nanti bakal saya gunakan di dalam tulisan. Ini sangat-sangat membantu.


3. Berdiskusilah Terkait Topik

Setiap sebelum memulai tulisan, saya hampir selalu mendiskusikan mengenai topik tulisan tersebut terlebih dahulu kepada istri. Dari diskusi tersebut bisa lahir ide-ide segar yang baru yang akan menambah bobot bakal tulisan kita nantinya. Yang belum punya pasangan buat diskusi, yah saya sarankan menikahlah. Ops! Kamu bisa melakukannya dengan sahabatmu, gurumu atau orang tuamu kok.


4. Mulailah Menulis

Begitu banyak artikel-artikel di internet yang mengajarkan cara belajar mengarang, bagaimana menulis artikel yang baik, tips dan trik menulis dan bagaimana cara menulis buku. Namun bagaimanapun kita rajin membacanya jika tak dibarengi dengan action ya, semua sia-sia. Maka mulai sekarang mulailah menulis.

Kalau kamu bingung dari mana kamu memulai tulisan, mulailah dari deskripsi. Cobalah deskripsikan suasana hati, tokoh atau background lokasi, atau kamu bisa mulai saja dari alasan mengapa memilih topik tersebut sebelum masuk kepada topiknya.

Memulai tulisan dengan fakta yang kita ambil dari berbagai sumber berita, baik itu koran atau televisi menjadi daya tarik tersendiri bagi pembaca loh. Misalnya kamu akan mulai dengan fakta, 

Tidak banyak orang tahu, film-film Bollywood bukan hanya telah banyak memunculkan bintang-bintang ternama semisal Shahrukh khan, Salman Khan, Amir khan, Hrithik Roshan, Katrina Kaif, Deepika Padukone dan lain lain. Ternyata di tahun 2012 India mampu memproduksi film hingga mencapai 1000 film selama setahun, termasuk penyumbang besar film diantaranya adalah rumah produksi Bollywood. Itu artinya ada kurang lebih 83 film dalam sebulan di produksi dan hampir 3 film per harinya. Indonesia berapa film ya kira- kira?


5. Istirahat Sejenak

Kamu bisa melakukan gerakan-gerakan rileks keluar rumah atau menghirup udara taman di sela-sela tulisanmu. Hanya beberapa menit saja. Ini dilakukan agar sejenak pikiran menjadi fresh kembali dan penat yang bertumpuk menghilang. Hal ini penting untuk menjaga semangat menulis. Terlalu diforsir juga tidak baik.


Sudah siap memulai tulisanmu?
Salam Super Pegel!

Saturday, August 11, 2018

Cara Membuat Sendiri (DIY) Softener atau Pelembut Pakaian dari Bahan Alami Homemade



Cepologis.com - Pelembut pakaian wajib digunakan untuk menjaga kualitas pakaianmu tetap baik, terutama jika kamu memiliki banyak pakaian berbahan katun atau wol. 

Pelembut pakaian umumnya mengandung bahan kimia beracun, sehingga jika kamu ingin membersihkan pakaianmu dari bahan kimiawi beracun yang berasal dari softener/pelembut pakaian pabrikan yang biasa kamu gunakan, kamu bisa mempraktekkan trik untuk membuat sendiri softener mu dari bahan alami. 

Kamu bisa coba resepnya di bawah ini :

Resep cara membuat softener/pelembut pakaian

Peralatan dan bahan yang diperlukan:
- ½ cangkir air hangat
- ½ cangkir cuka bening
- 2 sendok makan Baking soda
- Beberapa tetes minyak esensial

Cara Membuat :
Di dalam mangkuk, masukkan air hangat dan baking soda, tambahkan cuka dan tunggu hingga busa yang muncul mereda.

Tambahkan minyak esensial dan aduk rata. Gunakan ½ cangkir softener/pelembut  untuk satu ember penuh pakaian.

Nah, Bagaimana tips dan trik cara membuat softener/pelembut pakaian diatas? Mudah Bukan?


DIY Homemade Eyeliner Gel dengan Bahan Dapur yang Bisa Kamu Praktekkan di Rumah



Cepologis.com - Seperti yang mungkin sudah kamu ketahui, eyeliner itu ada beberapa macam. Nah, namun yang akan kita buat sendiri ini adalah gel liner. 

Eyeliner gel biasanya dijual dalam pot kecil dengan brush aplikator yang sesuai. Kamu memang dapat membelinya di supermarket atau  hypermart terdekat, dan  tentu saja kesemuanya sangat mudah untuk digunakan dan bersifat lebih tahan lama di bandingkan dengan eyeliner pensil.


Tapi, jika kamu membeli eyeliner pabrikan di pasaran, kamu akan menjumpai harga yang relatif mahal dan mengandung beberapa bahan yang beracun. 

Jadi, bagaimana jika kita membuat sendiri eyeliner dengan bahan alami yang ada di dapur? Yuk lihat resepnya di bawah ini.

Yang kamu butuhkan:
- 5 sendok makan gel lidah buaya/aloe vera (base)
- 1 sendok the vitamin E (pengawet)
- 2 sendok makan bubuk arang (pewarna)



Di dalam mangkuk, masukkan gel lidah buaya dan vitamin E. Pastikan bahwa bahwa gel lidah buayanya tidak bergumpal. Tambahkan bubuk arang dan aduk hingga rata. Tes sebelumnya untuk memeriksa tekstur.

Simpan gel di dalam botol jar sesuai dan gunakan gel eyeliner dengan semestinya. Simpan gel eyeliner buatanmu di tempat yang kering dan sejuk.


Baca: 9 Tutorial Make Up Cantik Ala Korea Yang Harus Kamu Coba

Cara Membuat Homemade Makeup Setting Spray Yang Dapat Kamu Praktekkan di Rumah!



Cepologis.com - Jika kamu merupakan seorang pegawai kantoran yang rutin menggunakan makeup sehari-hari, alangkah baiknya jika kamu memiliki setting spray mu sendiri agar makeup yang kamu gunakan tidak lekas luntur, sehingga kamu perlu melakukan touch up berkali-kali. Selain untuk mempertahankan tampilan riasanmu, makeup setting spray juga bisa menyumbat pori-pori kulit wajahmu, sehigga membuatmu menjadi sangat rentan berjerawat.

Nah,jika kamu menginginkan makeup setting spray dengan formula yang tidak menyumbat pori namun tetap worth it, kamu bisa mencoba membuat sendiri makeup setting spray mu dengan resep di bawah ini.

Manfaat :
Witch hazel-memiliki khasiat untuk menyegarkan kulit, tidak menyumbat pori dan kandungannya dapat membersihkan kulit karena memiliki kandungan anti mikroba alami, mengecilkan pori, membantu mengurangi minyak, dan mencegah jerawat serta masalah lainnya terutama yang berhubungan dengan bakteri karena penggunaan alat makeup, terutama brush.
Air mawar memiliki kandungan antimikroba dan anti inflamasi.

Yang kamu butuhkan:
½ cangkir witch hazel dan ½ cangkir air mawar

Cara membuat:
Di dalam botol spray, masukkan witch hazel dan air mawar

 Witch hazel 
Air mawar

Kocok dan biarkan hingga semua bahan larut.
Kamu bisa menggunakannya sebagai makeup setting spray.

Selain digunakan setelah wajahmu dipoles makeup untuk menjaga keawetan riasanmu, kamu juga bisa menggunakannya sebelum menggunakan makeup untuk menutrisi kulit dan mencegah jerawat.


Cara Membuat Sendiri (DIY) Setting Spray dari Lidah Buaya (Aloe vera) Homemade


Cepologis.com - Makeup setting spray merupakan benda terbaik untuk ketahanan makeup mu. Jika kamu membelinya di konter makeup, harganya seringkali terbilang mahal. Hal tersebut wajar dikarenakan makeup setting spray mengandung zat yang sangat baik untuk kulitmu.

Jika kamu ingin menghemat budget dan tetap ingin tampilan makeup yang awet dan tahan lama, kamu bisa membuat sendiri makeup setting spraymu dengan bahan-bahan di bawah ini.

Lidah buaya merupakan salah satu bahan yang kita gunakan untuk membuat setting spray ini dikarenakan kandungannya yang mampu menjaga kulitmu untuk tetap sehat dan bercahaya.

Setting spray dari Aloe vera atau lidah buaya ini tentu saja sangat mudah untuk dipraktekkan dan dapat membuat makeupmu tahan lebih lama dan tetap flawless.

Peralatan dan bahan yang diperlukan:
- 1 sendok makan lidah buaya (Aloe vera)
- 3 sendok makan air bersih
- Minyak esensial/vit E (opsional)
- Botol spray


Cara membuat :
- Sterilisasi botol spray dengan air panas. Ambil lidah buaya/aloe vera masukkan ke dalam botol,     kemudian tambahkan air murni yang telah disiapkan.
- Tambahkan beberapa tetes vitamin E. Kamu juga bisa pilih untuk menambahkan 2 tetes minyak   esensial ke dalam larutan.
- Campur dengan cara mengocok botol spray hingga larutan tercampur rata seluruhnya.

Tips singkat
- Setting spray homemade ini bebas pengawet. Jadi jika kamu menambahkan vitamin E, maka umur     simpan larutan akan jadi jauh lebih lama ya guys.
- Jika kamu ingin setting spray homemade mu wangi, kamu bisa meneteskan beberapa tetes minyak   esensial sesuai pilihanmu ya. Silahkan mencoba!


Terbanyak baca:




Kapan Waktu dan Di Mana Tempat Paling Berkualitas yang Digunakan Penulis Hebat untuk Menulis?


Cepologis.com - Imam syafii hampir tak pernah merasakan tidur dengan menempelkan punggungnya. Mengapa? Sebab malam-malamnya digunakan untuk menulis. Saat beliau merasakan kantuk luar biasa beliau akan tertidur di atas meja dengan tumpukan karya dan buku-buku. Begitu Sang Imam terbangun ia kembali menyambung tulisannya.

Ibnu Rusyd pengarang kitab Bidayatu al-Mujtahid – dalam sejarah – tidak pernah meninggalkan malam-malamnya, kecuali membaca buku. Beliau selalu begitu, kecuali dua malam saja. Pertama, waktu ayahnya wafat. Kedua, waktu malam pemantin.

Sebagian karya-karya besar penulis ternama bahkan ditulis disaat paling mengenaskan di balik lembabnya sel tahanan dan di bawah tekanan para sipir. Sebut saja  misalnya Sayyid Qutb, Buya Hamka dan Pramoedya Ananta Toer.

Dari seklumit informasi di atas, jelaslah bahwa waktu dan tempat yang berkualitas tidak selalu berbanding lurus dengan hasil karya tulis yang berkualitas.

Memang sih ada waktu dimana kita bisa lebih fokus untuk menulis. Misalnya saja pada pertengahan malam dan setelah shalat subuh. Di waktu-waktu tersebut  kita sedang dalam kondisi rileks dan terbebas dari beban pikiran. Lalu jika berbicara tempat yang paling tepat untuk menulis adalah di kesunyian dan di tempat-tempat nyaman, romantis dan menawan. Misalnya di taman, di puncak, di pinggir laut atau di apartemen.


Tapi apakah benar diwaktu dan tempat-tempat tersebut kita bisa dengan mudah melahirkan tulisan-tulisan yang terus mengalir. Enggak juga kan. Kalau mood dan suasana hati sedang tidak pas  pasti tulisan hanya akan jadi angan-angan. Itulah yang disebut dengan writer’s blok atau gagal menulis. 

Sebabnya beragam. Kalau kita minta untuk uraikan alasan, akan ada seribu plus satu alasan pembenaran, yang jika ditelusuri muaranya tidak lain hanyalah  rasa malas dan kurang motivasi. 


Lalu jika kita sibuk dengan mencocokkan kapan waktu, tempat dan mood bisa menyatu, sampai kiamat kurang dua hari kamu tidak juga menghasilkan karya tulis. Percayalah!
Motivasi dirilah yang paling menentukan apakah kita akan terus berkarya. Bukan waktu, bukan tempat dan apalagi moody.

Bila kita telah mampu memaksa diri untuk terus menulis disegala kondisi. Itu baik sekali.
Karya yang berkualitas tidak selalu dilahirkan dari waktu yang lapang dan tempat yang romantis.


Tapi bagaimana kesigapan dalam menangkap ide yang berseliweran yang kadang muncul saat berkendara, saat berliburan, di padatnya jadwal kerja, atau sedang makan mie ayam.

Saya sendiri mendapatkan ide kadang-kadang – maaf – saat sedang buang hajat. Hehe. Yang penting segera ikat belingsatan ide itu dengan cara menuliskannya di notes atau di catatan HP-mu. Atau kalau kamu malas, bisa gunakan saja fitur rekam suaramu. Setelah memiliki waktu mulailah untuk menulis dan mengembangkan ide-ide itu menjadi tulisan yang runut dan rapi di layar monitormu.

Baik sahabat, sampai disini kita mesti buat komitmen diri. Apapun yang terjadi kita akan terus menulis. Sampai mati dan sampai dunia hilang rupanya.

Bersediakah sahabat terus menulis? Menulis di waktu-waktu yang terbaik atau di waktu paling sulit sekalipun. Menulis di tempat-tempat yang nyaman atau di sudut pengap dan lembabnya penjara. Menulis dikala hati lapang maupun disaat penuh tekanan dan emosial yang memuncak.

Salam super pegel!






Cara membuat Sendiri (DIY) Setting Spray dari Air Mawar


Cepologis.com - Penggunaan setting spray akan membuat polesan makeup di wajahmu menjadia wet dan tahan lama dan juga memberi hasil akhir dengan kesan flawless finish tanpa membuatnya terlihat kering dan seperti memakai tepung. 

Ada banyak makeup setting spray pabrikan yang dapat kita beli di pasaran, namun kamu juga bisa membuat sendiri makeup setting spray kamu dengan menggunakan bahan dasar air mawar.


Manfaat :

Air mawar mengandung fenil etanol yang mampu melawan jerawat dan kemerahan. Sangat dianjurkan jika kamu memiliki alergi terhadap produk – produk antiseptic pabrikan. 

Kandungan yang terdapat pada air mawar ini juga membantu menjaga pH kulitmu dan  tentu saja mampu menyembuhkan jerawat, kemerahan, dan iritasi kulit. Juga mampu membantu penyembuhan dermatitis dan eksim.

Baca: 3 Cara membuat Setting Spray Sendiri (DIY) untuk Makeup yang Tahan Lama

Air mawar ini dikenal juga mampu mengembalikan pH kulit dan kamu juga dapat menambahkan gliserin untuk menutrisi kulitmu secara maksimal. Gliserin juga memberikan efek tampilan dewy finish pada  kulitmu. 

Namun, jika kamu menginginkan tampilan akhir yang matte, kamu dapat  men-skip untuk menambahkan gliserinnya.

Alat yang dibutuhkan:
-          ½ cangkir air
-          ½ cangkir air mawar
-          1 sendok the gliserin 

      
      Cara membuat:
      Dalam mangkuk, tambahkan secangkir air, dan air mawar yang telah disediakan. Kemudian tambahkan gliserin dan aduk rata. Masukkan larutan ke dalam botol spray dan segera gunakan sebagai makeup setting spray.

Baca Juga:

Setting Spray, Lihat Hasilnya Yang Luar Biasa Untuk Makeupmu!

9 Tutorial Make Up Cantik Ala Korea Yang Harus Kamu Coba


3 Cara membuat Setting Spray Sendiri (DIY) untuk Makeup yang Tahan Lama


Cepologis.com - Untuk membuat makeupmu lebih awet dan tahan lama, salah satu cara praktis yang bisa kamu gunakan adalah dengan menggunakan setting spray. 

Selain membeli produk pabrikan di pasaran, kamu juga dapat membuat sendiri setting spray dengan bahan-bahan alami yang mudah kamu temukan.

Berikut 3 cara membuat sendiri (Do It Yourself/ DIY) setting spray untuk makeup yang tahan lama.

1. Makeup Setting Spray Air Mawar

Air mawar memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu menyembuhkan iritasi kulit, menghilangkan jerawat, dermatitis dan eksim. Lihat cara membuat.

http://www.cepologis.com/2018/08/cara-membuat-sendiri-diy-setting-spray.html


2. Makeup setting Spray Lidah Buaya

Aloe vera adalah salah satu bahan perawatan kulit alami untuk menjaga kulit kamu senantiasa sehat dan berseri.  Banyaknya produk kecantikan yang menjadikan lidah buaya sebagai bahan utama menjadikan khasiat lidah buaya untuk kecantikan tidak perlu kita ragukan lagi. 

Diantara khasiatnya tersebut adalah mencerahkan kulit wajah, melembabkan wajah, mencegah dan mengobati jerawat, menghilangkian bintik hitam dan flek, serta menghambat penuaan. Lihat cara membuat.

3. Makeup setting Spray Witch Hazel

Witch hazel ini banyak digunakan untuk produk kecantikan karena manfaatnya yang sangat luar biasa. witch hazel memiliki sifat melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari, mengurangi jerawat, meredakan eksim, mengatasi memar, dan meredakan rasa gatal. 

Witch hazel merupakan astringent alami seperti lemon dan jeruk nipis. Lihat cara membuat.


Friday, August 10, 2018

4 Cara Menemukan Teknik Gaya Menulis Anda


Cepologis.com - Menulis adalah pekerjaan memintal keabadian. Anda ingin dikenang sebagai penulis seperti apa? Tulisan yang biasa-biasa saja akan terlihat istimewa jika gaya menulismu punya kekhasannya tersendiri. Apakah gaya menulis itu merupakan bakat?

Gaya menulis itu merupakan keunikan yang dimiliki oleh seorang penulis yang mungkin sulit untuk ditiru penulis lain. Gaya menulismu itulah kamu. Ada yang menulis dengan gaya khutbah, tukang dongeng, guru, motivator, atau bahkan pencela dan nyinyir dalam tulisannya.

Saat kamu telah mendapatkan gaya menulis yang khas milikmu, maka tulisanmu pun akan memiliki nilai khas, otentik, dan tentunya unik. Sama halnya dengan kemampuan menulis itu sendiri, gaya menulis bukanlah bakat, tapi ia dilatih dan dipelajari.

Cepologis kali ini akan mengurai 5 cara menemukan gaya menulis agar tulisanmu berkesan. Yuk! Disimak.

1. Kenali dirimu dan kecenderunganmu

Pertama, Kepribadian manusia berbeda-beda sifatnya. Seperti koleris, sanguis, melankolis dan plegmatis. Gaya menulis bisa dipengaruhi dari sifat bawaan dalam diri. Misalnya saja saya, memiliki bawaan melankolis, mau tidak mau gaya menulis saya terkesan mendayu-dayu dan bersayap. Salahkah? Jawabannya tidak. Seperti misalnya tipe korelis dalam tulisannya akan terkesan garang dan to the point. Sanguis yang menggebu-gebu dan plegmatis yang santai namun penuh kejutan. Salahkah? Sekali lagi, tidak! Jadilah dirimu sendiri.

Kedua, kecenderungan setiap orang menggambarkan sesuatu itu berbeda-beda dalam karya tulis. Jika kamu melihat tempat yang kumuh, gambaran tulisan seperti apa yang kamu hasilkan? Apakah dalam bentuk narasi yang kuat atau sebaliknya dengan deskripsi yang kuat. Bahkan bisa jadi kamu menggunakan dua-duanya.

Jadi, gimana dong caranya menentukan jenis tulisan yang kita buat? Jangan pusing. Menulislah saja dulu. Dengan sendirinya tulisanmu akan terpilah dalam kategori yang mana.


2. Latar belakang Kamu apa

Gaya menulis juga dipengaruhi oleh latar belakang. Jika kamu seorang saintis akan lebih mudah bagimu menulis fakta-fakta terbaru atau hasil penelitian yang memiliki sumber yang akurat sesuai dengan bidangmu. Begitu pula jika kamu berlatar belakang sosial, seorang budayawan, artis, politikus, ekonom, traveler dan lain lain. Menulis berdasarkan latar belakang bidang yang digeluti akan lebih mudah dalam mengenal gaya menulis dan hasil tulisan juga akan lebih greget.

Meski begitu, gak haram juga sih  jika kamu berkeinginan menulis di luar bidangmu.  Mulai menulislah tema apa yang paling kamu sukai meski tak sesuai dengan latar belakangmu, saat itu mengalir bagai air mancur, berarti di tema itu potensimu. Asah terus dan kembangkan.

3. Memilih Segmen Karya

Tentukan karya tulis jenis apa yang lebih cocok untukmu. Karya tulis fiksi atau non fiksi. artikel, cerpen, puisi, atau novel. Pilihlah tema yang paling sering kamu bahas dalam karyamu. Tentunya tema yang paling kamu kuasai. Targetkan pula kalangan pembaca tulisanmu. Semua ini mempengaruhi gaya menulis.

Gampangnya, menulislah saja dulu. Setelah karya jadi, secara otomatis kita akan mengetahui kearah mana cenderung segmen tulisan kita. Bila masih ragu, kita bisa meminta bantuan teman atau mentor menulis untuk menentukan segmen apa yang tepat dari karya kita tersebut.


4. Mencontek dari penulis lain

Gaya menulis di pengaruhi oleh jenis bacaan yang kamu minati. Jika seseorang suka membaca fiksi fantasi ia cenderung akan menyukai genre yang sama. Kepribadian kita terbentuk dari apa yang kita senangi dan dari apa yang kita baca.

Mencontek gaya menulis itu tidak haram dalam kepenulisan. Yang tidak boleh adalah plagiat. Karya orang diakui sebagai karya sendiri. Hanya saja memang, saat kamu mencontek gaya menulis dari penulis yang kamu senangi maka kamu akan terlihat seperti bukan menjadi diri sendiri. Tetapi dalam tahap awal abaikan saja dulu. Lama kelamaan kamu akan menemukan formulamu sendiri.

Ingatlah tips ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Saatnya nanti kamu akan merasa lelah dengan tulisanmu yang mirip dengan tulisan orang lain, lalu sadar atau tidak kamu akan memodifikasinya menjadi kamu banget.

Meniru adalah proses belajar. Dan ini banyak dilakukan para penulis besar sekalipun sebelum menemukan gaya menulis sendiri. Tidak percaya? Percayalah!

“Every great writer has imitated the great writers before him or her. To find your voice, you have to take on the voices of others.” (Joe Bunting)

Cormac McCarthy banyak mengambil gaya menulisnya dari penulis besar macam Herman Merville, Samuel Chamberlain, bahkan dari Alkitab. “Faktanya adalah buku-buku tersusun atas buku-buku yang sudah ada sebelumnya,” Tutur McCarthy . William Shakespeare konon juga meniru pujangga besar Yunani dan Romawi kuno, yakni Ovid dan Plautus, dalam sajak-sajaknya.

Kamu bisa kok meniru gaya menulis dari beberapa penulis lalu kemudian kamu meramunya hingga terbitlah gaya tulisanmu sendiri.
_________

Nah, sahabat Cepologis jangan lupa pesan dari Cormac McCarthy “Hampir tidak ada karya agung yang sepenuhnya orisinal.” Maka dari itu jauhilah bisikan negatif bahwa karyamu harus murni, tidak boleh dipengaruhi oleh apapun dan siapapun. Sebab bisikan itu hanya akan menyulitkanmu. Pada akhirnya kamu menilai karyamu tidak pernah bagus. Dan bisa dipastikan kamu takkan pernah mau menulis lagi.

Salam Super Pegel!

Terbanyak dibaca: