Thursday, August 2, 2018

Tips Cara Menyambung Kalimat Dengan Mudah



Cepologis.com - Sahabat Cepologis, ide dan gagasan kita menumpuk di kepala? Menuangkannya dalam baris-baris tulisan juga terasa repot bin ruwet. Rasa-rasanya ide dan gagasan kita terlalu indah dan menarik bila sekedar disimpan di memori kepala dan tidak diketahui khalayak.

Tulisan dapat dinilai bagus hanya dari dua unsur. Pertama, ide yang unik. Kedua, penyajian yang baik. Ingat! saya tidak mengatakan ‘penyajian yang menarik’. Sebab, saya khawatir bagi penulis pemula akan sibuk dengan timbang-menimbang apakah yang saya tulis sudah menarik, padahal tulisan belum kelar. Pada akhirnya malas melanjutkan dan karya tulis jadi mangkrak.

Hayo, siapa yang sering begini?

Makanya, buang cara berfikir tulisan anda harus menarik dan terbaik. Tapi berusahalah menyajikan tulisan dengan baik. Jangan takut orang berkata tulisan anda kurang menarik, monoton, dan datar. Selama penyajiannya sudah baik, pembaca bisa menangkap ide dan gagasan kita, itu lebih dari cukup. Lain waktu kita akan bahas tips dan trik agar tulisan kita tidak kaku, segar, menarik, lincah dan berkarakter.

Salah satu syarat tulisan kita sudah tersaji dengan baik adalah bila kita mampu menyambung kalimat dengan baik.

Baca: Bagaimana Menyambung Kalimat

Sekarang kita masuk ke pembahasan menyambung kalimat.

Kata sambung yang tersedia dalam bahasa Indonesia seperti dan, dengan, atau, bahkan, kecuali, melainkan, yaitu, kalau, agar, jika, tatkala dan seterusnya adalah kunci dalam menyambung kalimat agar enak dibaca.

Kata sambung atau biasa juga disebut kata hubung (konjungsi) digunakan untuk menyambung kata dengan kata, klausa dengan klausa dan kalimat dengan kalimat.

Sejatinya, bila kita telah menggunakan dengan baik semua kata penghubung, maka tulisan kita menjadi baik. Tetapi perlu diingat! Akan berasa aneh juga bila dalam tulisan kita dipenuhi dengan kata penghubung yang tidak tepat penggunaan. Bingung ya?

Terlepas dari penggunaan kata sambung/penghubung, ada pula kesalahan yang sering terjadi saat menyambung kalimat dalam satu paragraf. Perhatikan contoh perpaduan kalimat berikut!

Cepologis.com merupakan website yang baru saja naik daun. Setelah bertahun-tahun dikelola, baru sekarang rutin ngepost artikel-artikelnya. Sebelumnya, admin web sibuk dengan agenda tak jelas juntrungnya tapi padat merayap setiap hari. Ini membuat web cepologis dahulu terlihat bagaikan kuburan. Web Rumahpujangga.com dinobatkan sebagai web terbaik di dunia. Di tampilan yang terbaru, cepologis menyediakan ruang literasi yang mengajak pembaca untuk lebih memahami dunia tulis menulis. Agaknya inilah yang menjadi penyebab utama cepologis ramai dikunjungi sekarang. Ternyata akhir-akhir ini begitu tinggi keinginan kaum muda zaman now untuk menjadi penulis.   

Coba anda perhatikan, kalimat mana yang tidak nyambung sama sekali pada paragraf tersebut? Yup benar. Pada kalimat Web Rumahpujangga.com dinobatkan sebagai web terbaik di dunia. Paragraph itu sedang membicarakan tentang website Cepologis yang tengah popular padahal sebelumnya tidak aktif. Eh, tiba-tiba nongol kalimat yang tidak nyambung membicarakan website lain yang menjadi juara.

Mungkin menjadi tidak salah kalau kalimat itu dibahas pada paragraf selanjutnya.

Jadi, saat menyambung kalimat perhatikan masihkah ada keterkaitan pembahasan pada paragraf tersebut. Kalau tidak, buat paragraf yang baru. Kalimat-kalimat itu boleh bergabung jika memiliki ide pokok yang sama. Kalau kalimatnya tak seide pokok, baiknya bercerailah. Hehe.

Saya tahu ada banyak ide berbelingsatan dalam benak anda. Tapi urutkanlah dan selesaikanlah satu persatu terlebih dahulu. Jika anda memaksa, kalimat jadi tak padu. Jadi sakit hati membacanya. Kalau dikhawatirkan idenya lupa, baiknya catat dulu di lembar yang lain. Setelah selesai, baru kita mulai menuliskan ide pokok yang lain.

Salam Super Pegel!

author
Cepologis.com adalah media berita dan informasi yang mengedepankan kenyamanan pembaca dalam menikmati sajian informasi. Kesederhanaan kata namun kaya makna membuat Cepologis.com menjadi media paling diminati.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment